BantenBeritaEkonomiKesehatanPemerintahSerang

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah Minta Dinas LH Tindak Tegas Industri Pencemar Sungai

Jarrakposbanten.com/Serang – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengakui pencemaran limbah di dua sungai besar Ciujung dan Cidurian menjadi masalah yang belum terselesaikan Dinas Lingkungan Hidup kota Banten.

“Bukan sering, memang masalah limbah belum selesai di Kabupaten Serang, (khususnya) Ciujung,” kata Tatu kepada wartawan di Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (15/8/2017).

Persoalan limbah di dua sungai tersebut berasal dari industri yang berada di kawasan Serang. Tatu meminta Dinas Lingkungan Hidup terus mengawasi masalah ini dan melakukan pendampingan termasuk kepada pihak industri terkait sumber pencemaran.

Selain itu, dia juga meminta dinas terkait untuk membuat aturan dan prosedur tetap agar industri di bagian hulu tidak membuang limbah sembarangan dengan memberikan kewenangan Dinas untuk menindak industri yang melanggar.

“Saya sudah kasih tugas full ke LH (Lingkungan Hidup). Apa yang harus dilakukan industri, sejauh mana tidak mau mematuhi, punishment-nya jelas,” katanya.

Tatu menyebut ada satu perusahaan yang diberikan sanksi karena sering mencemari Sungai Ciujung dan Cidurian. Perkara tersebut saat ini sudah masuk ke tahapan pengadilan.

“Sudah ada sanksi. Satu perusahaan masuk ke pengadilan,” ujarnya.

Sebelumnya, sungai Cidurian di daerah Serang tercemar limbah yang diduga dari industri. Sungai Cidurian adalah salah satu sungai besar di Banten yang menjadi sumber kebutuhan masyarakat di hilir khususnya daerah Tanara. Sungai ini memiliki hulu di daerah kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor.

Selama sepekan belakangan, warga khususnya di daerah Tanara mengeluh karena air sungai berubah menjadi hitam, berminyak dan mengeluarkan bau menyengat. Padahal, selama ini sungai dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih, irigasi sawah, tambak, dan juga jadi lahan pencarian ikan oleh warga. (red)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close