BantenBerita

Ombudsman: Pelayanan Publik di Tangerang Raya Mendapatkan Nilai Hijau

Jarrakposbanten.com/Banten – Indikator kualitas pelayanan publik 5 daerah di Banten masuk kategori buruk, hanya Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan yang memiliki nilai baik dalam memberikan informasi dasar pelayanan publik, menurut catatan Ombudsman Perwakilan Banten.

Teguh P Nugroho, Plt Kepala Perwakilan  Ombudsman Banten  mengatakan Ombudsman memiliki penilaian menggunakan zonasi merah, kuning, dan hijau. Hanya tiga daerah Tangerang Raya dikategorikan baik atau memasuki zona hijau dari seluruh wilayah di propinsi Banten.

Sementara Pandeglang dan Kabupaten Serang masih masuk kategori pelayanan publik yang buruk atau merah, sedangkan sisanya, Lebak, Cilegon, dan Kota Serang masuk zona kuning atau kurang baik.

“Indeks kepatuhan yang masuk zona hijau Tangerang, di wilayah lain masih kuning, Pendeglang (zona) merah, Kabupaten Serang merah,” kata Teguh kepada wartawan di Serang, Banten, Rabu (11/12/2019).

Sepanjang 2019, lembaga yang paling banyak dilaporkan menurutnya pemerintah kabupaten dan kota sebanyak 53 laporan, BPN 15 laporan, Pemprov 13 laporan, BUMN dan BUMD 7 laporan, serta sekolah dan pemerintah desa masing-masing 5 laporan.

Selama ini, laporan terkait pelayanan publik juga paling banyak dilakukan di wilayah perkotaan, yaitu Lebak dan Pandeglang, menurut Teguh, belum signifikan melaporkan terkait kendala pelayanan publik.

Ini terlihat dari laporan pada 2019 yang datang ke Ombudsman. Dari 122 laporan, 92 di antaranya dari Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Serang. Sementara Lebak, Pandeglang, dan Cilegon hanya 13 laporan.

“Ini terkait informasi dan pengetahuan masyarakat mengenai peran dan fungsi Ombudsman yang masih kurang di beberapa wilayah tersebut,” pungkasnya. (red)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close