Uncategorized

Pilkada 2020, Ketua PGK Banten Imbau Pemuda Jangan Sampai Memilih Karena Uang

Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Provinsi Banten menggelar saat menggelar dialog publik disalah Caffe Lebjar, selasa (26/02/2020)

JARRAKPOSBANTEN, SERANG – memasuki tahun politik 2020, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan dilaksanakan pada September mendatang, Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Peovinsi Banten, Muhamad Syamsul Hidayat imbau agar pemuda jangan sampai memilih karena uang.

Hal itu disampaikanya usai menggelar Diskusi Publik yang bertema ” Menggagas Peran Strategis Pemuda Mengahadapi Pilkada Serentak di Probinsi Banten”  yang digelar disalah satu caffe yang ada di Kota Serang.

“Kita menghimbau, ataupun mengingatkan untuk serius menghadapi money politic ini, karena kami tidak ingin pemimpin kedepan terpilih ditentukan oleh banyaknya logistik,” ujarnya kepada jarrakposbanten.com, selasa (26/2/2020).

Money Politic yang akan berdampak pada tindakan korupsi usai terpilih, adalah tantang terbesar yang harus dicegah oleh para pemuda.

“Kami ingin pemimpin yag jujur yang bersih tanpa money politik, Money Politic ini musuh besar, tentu ini menjadi PR kita bersama, PR pemuda untuk mengatasinya, menjadi PR KPU, Bawaslu, ataupun aparat kepolisian,” paparnya.

Keterlibatan Aktif para pemuda seperti mensosialisaikan bahaya praktik Money Politic, diharapkan dapat membantu terciptanya politik yang bersih. Pemuda haruslah menjadi agen perubahan kearah yang lebih baik.

“Jangan sampai pemuda jadi objek kepentingan para elit ataupun paslon yang mengajak kepada hal yang negatif kita ingin pemuda menjadi garda terdepan menyalurkan suara suara yang positif,” katanya.

Atas nama Perkumpulan Gerakan Kebangsaan, Syamsul meminta agar penyelenggara di pilkada yang akan datang untuk serius menyelesaikan praktik Money politic.

“Pengawasan dari Bawaslu harus benar-benar ketat serta KPU juga benar benar bekerja initinya semuanya belerja dengan benar agar Money Politic itu hilang di Banten,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Ketua Badko HMI Jabotabek, Januar Eka Nugraha yang merupakan salah satu narasumeber mengajak, para pemuda turut serta berpartisipasi dalamrangka mensuksekan pemilu demi terciptanya iklim demokrasi yang baik.

“Saya mengajak, seluruh elemen pemuda di Banten agar berpartisipasi penuh dalam upaya peningkatan partisipasi, gerakan moral harus dibangun, agar kualitas demokrasi yang ada di Banten ini menjadi baik dan tentunya itu kelompok pemuda harus menjadi garda terdepan dalam perbaikan kualitas demokrasi yang ada di Banten,” ujarnya.

Partai politik harus terbuka dengan kehadiran para pemuda, politik mahar yang memberatkan para anak muda yang ingin berpartisipasi diharapkan dapat diminimalisir.

“Partai-partai politik yang ada di 4 Kabupaten tersebut memberikan ruang seluas luasnya terhadap anak-anak muda yang ada di Banten untuk tampil sebagai pemimpin tidak lantas ketika ini sudah terbuka kesempatanya maka saya kira mahar mahar pokitik juga pembelian kursi dan lain sebagainya itu bisa diminimalisir,” paparnya.

Dan bagi para incumeb yang akan maju di pilkada 2020 ini, Eka berharap agar tiadk menyalahgunaka jabatanya demi kepentingan pemenangan dirinya.

Diakhrir, dirinya mengajak, jika terdapat kecurangan-kecurangan saat pilkada, agar tidak segan untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Sistem pencegahan harus baik yang itu dipelopori oleh kelompok pemuda, ketik tidak bisa dicegah dan terjadi pelanggaran pemilu, maka laporka¬† dengan beberapa bukti yang kuat,” pungkasnya.

Oleh : Redaksi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close