Fri. Oct 23rd, 2020

Kabulog Sebut Mutu Beras KPM PKH Telah Melalui Quality Control

2 min read

Lebak,- Meresfon keluhan Masturoh, salah satu Keluarga Penerima Manfaat, Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kampung Irigasi Desa Pasar Keong Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, bahwa Bantuan Sosial Beras (BSB) yang diterima KPM tersebut terasa pra (Tidak ada rasa-Red) saat dikonsumsi.

Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Sub divre) III Lebak-Pandeglang, Meita Novariani memaparkan, bahwa jika berbicara kwalitas, maka sejak awal pihaknya senantiasa menitik beratkan soal kwalitas. Mulai dari Gabah Kering Panen (GKP) hasil produksi petani yang dibeli Mitra Bulog.

Kemudian dari Mitra Bulog, imbuh Meita, gabah dijual ke Bulog. Pada posisi itu, kwalitas gabah dari Mitra Bulog sebelum dibeli Bulog, harus melalui tim Quality Control terlebih dahulu, karenanya gabah dari Mitra Bulog tersebut, dipastikan harus berupa Gabah Kering Giling (GKG).

” Ya, bagaimana mungkin kami abai soal kwalitas beras. Sebab dari awal saat masih berbentuk gabah, Bulog hanya akan membeli gabah produksi petani, setelah melalui proses uji tim Quality Control terlebuh dulu. Dimana gabah dari petani melalui Mitra Bulog harus merupakan GKG, jika standar baku itu dilanggar ya kami tolak,” katanya, Jum,at (16/10) diruang kerjanya.

Menurutnya, pasca launcing BSB pada 22 September lalu, sebagai penyalur produk Bantuan sosial (Bansos) tersebut, pihaknya belum menerima keluhan soal kwalitas beras yang diterima KPM. Namun demikian, pihaknya akan senantiasa terbuka, jika ada KPM PKH yang tidak berkenan dengan kwalitas beras yang diterimanya, maka Bulog siap untuk menggantikannya.

“Berbicara beras layak atau tidak, tentu saja mutu beras yang kami sajikan sudah sesuai standar baku pemerintah. Namun berbicara selera, maka setiap orang akan memiliki selera masing-masing. Semisal di Sumatra pemanfaat tidak suka beras yang menghasilkan nasi pulen, tapi di Jawa orang justeru lebih suka beras yang menghasilkan nasi pulen. Intinya, ini semua berpulang pada selera masing-masing, karena itu Bulog siap menggantikan beras, yang dinilai penerima manfaat tidak sesuai selera mereka,” terangnya.

Sebelumnya, Encup Suproni, Kepala Desa Pasar Keong Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak. Menyikapi keluhan KPM PKH soal kwalitas beras Bulog, dirinya mengaku belum menerima langsung keluhan tersebut. Namun jika itu benar adanya, maka pihaknya siap memfasilitasi hal itu dengan pihak Bulog, agar beras yang dinilai tidak bermutu itu segera digantikan.

” Belum, sejauh ini belum ada keluhan KPM soal kwalitas beras Bulog tersebut. Ini saya tahu pun dari kawan-kawan pers saja. Tapi jika benar faktanya dilapangan, kami siap memfasilitasi keluhan ini ke Bulog, agar hak KPM tersebut segera mendapat pergantian dengan semestinya,” ujarnya. (Yans).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *