Thu. Dec 3rd, 2020

TKD Karang Taruna IV Menolak Keras TKD di Lebak Selatan

2 min read

Lebak,- Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna IV Kabupaten Lebak, yang digelar di Andika Resto Rangkasbitung, Kamis (22/10). Bertemakan meneguhkan kesetiakawanan sosial dan memastikan persatuan pemuda.

Menjadi catatan terpenting dalam TKD Karang Taruna yang dihadiri 18 Kecamatan tersebut, yaitu secara tegas menolak adanya TKD terindikasi ilegal yang digelar kelompok tertentu di Lebak Selatan pekan ini, forum TKD juga bertekad menjaga soliditas pemuda dari tingkat desa, Kecamatan hingga tingkatan Kabupaten, untuk tidak terpecah belah oleh kekuatan apapun, yang secara sengaja dibentuk untuk kepentingan kelompok tertentu.
Selain itu, TKD juga menyatakan demisioner kepengurusan Masa Bhakti 2016-2020, memilih kepengurusan baru untuk Masa Bhakti 2020-2025.

Ditegaskan Agus, selaku Staring Comite (SC) pada TKD Karang Taruna IV itu, bahwa TKD merupakan amanat Anggaran Dasar (AD) organisasi yang harus dijalankan, yang mana agenda terpentingnya adalah adanya pertanggung jawaban Kepengurusan Karang Taruna lama. Memilih pengurus baru, dalam kerangka menjaga marwah organisasi dan demi tegaknya proses berdemokrasi di tubuh organisasi.

” Pasca terpilihnya Ari Pramudya sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten yang baru, maka selanjutnya peserta bersepakat menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua terpilih, untuk menyusun kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Masa Bhakti 2020-2025,” kata Agus, saat menimpin TKD Karang Taruna IV.

Sementara Junaedi Ibnu Jarta, Ketua Karang Taruna Demisioner, menyampaikan terima kasih atas kerjasama seluruh pengurus Kabupaten Masa Bhakti 2016-2020. Dimana selama kepemimpinanya seluruh organ pengurus, mau dan mampu menjaga soliditas, serta pembinaan terhadap kepengurusan Karang Taruna hingga di tingkat Kecamatan.

“Kami mengamanatkan pada pengurus baru yang dikomandoi Ari Pramudya. Agar segala bentuk soliditas organ organisasi dapat terus di pupuk, menjalin konunikasi dan kerjasama yang baik dengan setiap elemen masyarakat dan para stake holder, serta pemerintah daerah,” ujarnya.

Ari Pramudya, Ketua Karang Taruna Kabupaten terpilih, secara tegas menyatakan bahwa Karang Taruna, sebelumnya hanya merupakan organisasi biasa. Namun seiring waktu, Karang Taruna dipandang menjadi sebuah aset pembangunan, yang tentu saja jika di manage dengan baik. Karang Taruna dapat menjadi kekuatan pemuda yang luar biasa, dalam kerangka mewadahi asfirasi pemuda dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat Nasional sekalipun.

” Sebagai Ketua terpilih, saya mengajak seluruh organ Karang Taruna untuk solid. Kita bangun Karang Taruna secara bersama-sama, kita tolak pihak manapun dan dengan dalih apapun, yang coba memecah belah Karang Taruna di Kabupaten Lebak ini,” tegasnya.

Akhir acara, sebanyak 18 pengurus Karang Taruna Kecamatan di Lebak, menanda tangani pernyataan sikap, dimana mereka menolak secara tegas, adanya TKD sejenis yang rencananya di gelar di Kawasan Lebak Selatan pekan ini. (Yans).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *