Fri. Feb 26th, 2021

GMNI Lebak Gelar Musyawarah Komisariat

3 min read

LEBAK – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Manajemen La Tansa Mashiro Cabang Lebak menggelar Musyawarah anggota komisariat (Muskom) untuk memilih komisaris Dewan Pengurus Komisariat Manajemen La Tansa Mashiro Cabang Lebak, yang bertempat di Aula Desa Rangkasbitung Timur, Minggu 06 Desember 2020.

Musyawarah tersebut mengambil tema “ Mempertegas Arah Gerakan Dengan Menggagas Pemimpin Yang Progresif Berlandaskan Pancasila “. Acara tersebut berlangsung ramai dan kondusif.
“Acara ini diharapkan bisa membawa GMNI MANAJEMEN LA TANSA MASHIRO menjadi semakin lebih baik dan progresif berdasarkan sesai dengan cita – cita Proklamasi 1945 ,” ujar Bung fahmi selaku ketua pelaksana.

“Tujuan dari kegiatan ini selain memilih komisaris adalah agenda untuk melegitimasi Dewan Pengurus Komisariat MANAJEMEN LA TANSA MASHIRO Cabang lebak secara sah sesuai dengan AD/ART GMNI. Selain itu, juga sebagai ajang silaturahmi antara kader GMNI yang turut hadir dalam agenda ini. Dikarenakan saat ini sedang masa pandemi Covid-19, maka saya beserta kawan-kawan menetapkan protokol kesehatan yang ketat dan menyediakan pencuci tangan serta hand sanitizer agar tetap menjaga kesehatan tubuh. Tidak lupa juga untuk menggunakan masker dan menjaga jarak,” tambahnya.

Dewan Pimpinan Cabang GMNI Lebak bersama dengan Dewan Pengurus Komisariat GMNI yang berada di bawah naungan DPC GMNI Lebak turut menghadiri acara musyawarah komisariat tersebut.

Pemilihan komisaris GMNI MANAJEMEN LATANSA MASHIRO berlangsung secara musyawarah dan mufakat, dengan terpilihnya Bung Sahrul Romadan sebagai komisaris dari GMNI MANAJEMEN LA TANSA MASHIRO, Ia menyampaikan terimakasih kepada kawan-kawan komisariat atas kepercayaan seluruh kader terhadapnya. Ia juga menyampaikan gagasan dan harapannya untuk satu periode kedepan,

“Semoga dalam satu periode kedepan GMNI MANAJEMEN bisa menjadi organisasi yang terus berkembang secara progresif. Kaderisasi adalah tugas penting bagi saya dan juga pengabdian kepada masyarakat harus terus dilaksanakan sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Saya berharap mereka bisa menjadi kader yang terus progresif dan revolusioner dalam hal gagasan pemikiran dan juga gerakan. Dikarenakan sebagai seorang Insan Pejuang Pemikir dan Pemikir Pejuang, maka setiap langkah yang dilakukan perlu sesuai dengan ideologi Pancasila dan berazas perjuangan Marhaenisme. Oleh karena itu, GMNI komisariat Manajemen latansa Mashiro diharapkan dapat mencetak kader-kader yang nasionalis,” paparnya.

Ia kemudian menambahkan, “Dalam kerja-kerja organisasi pun, harus dengan intisari dari pancasila yaitu gotong royong, dikarenakan hanya dengan bekerja sama secara gotong royonglah kita bisa tetap maju. Maka dalam momen ini saya berharap kita bisa bersatu dan tetap memiliki api perjuangan dalam menjalankan kerja-kerja organisasi dan membumikan Marhaenisme.”

Sementara itu, Bung Endang selaku Ketua DPC GMNI Lebak berharap momen ini menjadikan GMNI Komisariat Manajemen mampu memperbanyak kader, solid dalam menjalankan tugas-tugas organisasi serta mampu bersaing dengan organisasi lain, baik internal maupun ekternal.
Dan kedepannya pemimpin terpilih bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi, bukan hanya kesiapan saja dalam seorang Ketua, akan tetapi Intelektual dan Tanggung jawab lebih utama, menjalankan roda – roda organisasi sesuai dengan cita cita proklamasi 1945.

Misi Kepengurusan DPK GMNI MANAJEMEN LA TANSA MASHIRO
Maka dari itu sejumlah gagasan lahir dari sidang-sidang komisi seperti; Komisi A yang membahas tentang garis-garis program kerja dan kaderisasi, Komisi B dengan pembahasan mekanisme organisasi, dan Komisi C dengan pembahasan politik. Adapun beberapa misi yang harus dijalankan oleh kepengurusan DPK GMNI MANAJEMEN LA TANSA MASHIRO Adalah :

Mengawal dan mengkritisi setiap kebijakan kampus yang tidak pro terhadap Mahasiswa
Menyebarkan paham-paham nasionalisme dan marhaenisme dalam tingkatan Perguruan Tinggi dan masyarakat.
Mengawal dan mengkritisi setiap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada kaum marhaen.


Membudayakan aktivitas baca, tulis dan diskusi dalam tubuh GMNI agar mempertajam pola pikir kader
Dinamika yang terjadi dalam musyawarah komisariat menghadirkan adanya proses dialektika sehingga menghadirkan beberapa gagasan pemikiran di dalam forum. Bung Giring salah seorang kader, mengatakan “Dinamika yang terjadi bukanlah dinamika yang destruktif tapi dinamika yang membangun GMNI bersama-sama di MANAJEMEN LA TANSA MASHIRO Cabang lebak. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *