BantenBeritaLebak

Akibat Cuaca Ekstrem, Petani Padi di Cibadak Gagal Panen

Area Sawah di Cibadak yang gagal panen, Selasa (22/11)

JARRAKPOS – Sering terendamnya areal pertanian di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak Provinsi Banten, membuat sejumlah petani padi meradang akibat gagal panen.

Dituturkan Kusen seorang petani di Desa Pasar Keong Kecamatan Cibadak saat disambangi awak media ini, mengaku bahwa hasil panen padi di areal pesawahannya kali ini sebagian besar tidak membuahkan hasil. Sehingga produksi padi tahun ini terbilang gagal panen.

” Tahun ini, 75 persen bulir padi yang kami panen terbilang gagal. Ya, ini semua karena cuaca ekstrim, pesawahan kerap kali terendam air. Maka gagalah panen tahun ini,”lirihnya, Selasa (22/11).

Hal serupa, juga dituturkan Cecem petani lainnya. Jika hasil panen padi tahun ini, berbanding jauh dengan hasil yang dipetik pada awal tahun sebelumnya.

“Pokoknya, dari dua kali.panen. Di akhir tahun 2021 ini gagal, penyebabnya adanya cuaca ekstrim yang memicu iklim tidak menentu,” terangnya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Rahmat Yuniar, memaparkan bahwa dampak cuaca ekstrim di akhir tahun ini, dipastikan akan berdampak tidak menguntungkan bagi hasil panen para petani. Kondisi ini,tidak hanya terjadi di Kabupaten Lebak,akan tetapi juga terjadi di daerah lain.

” Jujur kami prihatin dengan kondisi ini, karena itu kami menghimbau agar para petani di Lebak, sebelum bercocok tanam sebaiknya dapat memperhatikan kondisi cuaca di akhir tahun ini. Sehingga dapat meminimalisir gagal panen,” ujarnya. (Yans/Red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button